| Liga | - |
| Stadion | Stadion Si Jalak Harupat |
| Alamat | Jl. Jend. Sudirman, RT.004/RW.016, Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Sel., Kota Bks, Jawa Barat 17143 |
Pada 2014, Putra Ijen FC didirikan di jember untuk mengikuti kompetisi di Liga 3 Jawa Timur.
Pada 2018, PSG Gresik mulai mengikuti kompetisi di Liga 3 Jawa Timur setelah membeli lisensi klub asal jember, Putra Ijen FC
Pada 2020, PSG Gresik mengalami kesulitan finansial akibat Pandemi Covid-19. Sehingga akhirnya klub tersebut dibeli oleh Saiful Arifin dan dibawa pulang ke Pati. Karena berpindah markas ke Pati maka nama PSG Gresik diubah menjadi PSG Pati. PSG Pati bersama dengan Safin Pati Football Academy sempat menghebohkan jagad sepakbola tanah air karena memiliki fasilitas yang bisa dikatakan luar biasa untuk sebuah klub Liga 2.
Pada 2021, Atta Halilintar dan Putra Siregar tengah berupaya mencari klub untuk investasi, sebelumnya mereka sempat ke Sriwijaya FC tetapi tidak ada kata sepakat terkait investasi. Kemudian Atta dan koleganya mampir ke PSG Pati yang ketika itu sedang melakukan pemantapan tim di luar kota. Setelah berdiskusi dengan pemilik PSG Pati yaitu Saiful Arifin, mereka sepakat bahwa Atta akan membeli mayoritas saham PSG Pati. Dengan kepemilikan saham mayoritas, maka Atta berhak merubah nama klub, logo klub, bahkan domisili klub. Nama PSG Pati di-ubah menjadi AHHA PS Pati FC, sedangkan logo yang sebelumnya beridentitas ikan bandeng di-ubah menjadi kuda hitam. Namun sayang, nama dan logo AHHA PS Pati FC belum bisa dipakai pada kompetisi Liga 2 tahun 2021 dikarenakan perubahan nama dan logo klub harus disahkan terlebih dahulu oleh PSSI lewat Kongres tahunan.
Pada 2022, Atta Halilintar dan Putra Siregar yang merupakan pemilik AHHA PS Pati FC memutuskan untuk mengganti namanya menjadi FC Bekasi City dan memindahkan markasnya dari Kabupaten Pati ke Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi.